Bawaslu Lingga Gelar Pengawasan Partisipatif Peran Media Massa dalam Pemilu 2024

Bawaslu Lingga bersama media menggelar dialog untuk Pemilu 2024. Foto : tengku

satukata.id, Lingga – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lingga gelar kegiatan Pengawasan Partisipatif Peran Media Massa Pemilu 2024. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan qualitas jurnalis untuk melakukan tugas dan fungsi jurnalistik kepemiluan, baik sebagai pengawas maupun memberikan edukasi kepada masyarakat hingga Pemilu Tahun 2024 dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku hingga menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

“Peran media sangat penting sebagai penjembatan antara masyarakat dan Bawaslu dan seluruh stake holder lainnya. Media juga berperan sebagai edukasi untuk memberikan pemahaman pelaksanaan Pemilu kepada masyarakat,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Lingga, Fidya Asrina saat kegaitan di Rumah Kebun Dabo Singkep, Senin (12/02/2024)

Memurutnya, tanpa peran dari media massa pesan dan ketemtuan pelaksanaan Pemilu tidak akan tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat. Hal ini dapat memyebabkan pelaksanaaan Pemilu tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Tentunya sebagai penyelenggara Pemilu bersama KPU, kami tidak dapat langsung seluruh lapisan masyarakat. Media senagai wadah kontrol sosial dan edukasi memiliki fungsi penting agar masyarakat dapat memjadi pemilih yang bijak,” imbuhnya.

Sentara itu, nara sumber kegiatan, Nikolas Fanama, mengatakan, dalam hal pengawasan Pemilu peran fungsi pers lebih luas dibandingkan Bawaslu dan instansi terkait lainnya untuk melakukan pengawasan pelaksanaan Pemilu. Dalam melakukan pengawasan Jurnalis dapat menjangkau seluruh lapisan masyarajat termasuk penyelenggara Pemilu.

“Agar memghasilkan karya jurnalistik yang baik, seyogyanya wartawan harus memahami aturan dan ketentuan dalam Pemilu,” ucanya.

Untuk itu wartawan harus aktif untuk selalu belajar dan berkoordinasi dengn penyelenggara Pemilu agar nantinya berita yang dihasilkan sesuai denga tujuan pemberitaan dimaksud.

“Dengan memahami aturan juga menjadi tameng untuk para Jurnalis tidak terjerat dalam kasus hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Kegiatan juga digadiri Kasat Reskrim Polresingga, AKP Idris yang meminta jurnalis untuk terus bersikao netral dalam Pemilu Tahun 2024. (tengku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *